

yap...yap...yap...
akhirnya kembali lagi untuk menulis.
kali ini q pengen mengulas tentang cinta sesungguhnya dan seks.
sedikit memaparkan tentang makna cinta sesungguhnya dah seks dari
perspektif pemikiran q sendiri. cinta sesungguhnya, buat ku adalah cinta yang dilakukan dengan atas
dasar ketulusan hati dalam menyukai seseorang, perasaan yang ingin mencintai
dengan tulus sepenuh hati tanpa memandang sudut tertentu. buat q, cinta
yang dilakukan dengan sepenuh hati itu menciptakan suatu harmoni untuk
menciptakan suatu hubungan yang indah dan sehat.
sedangkan seks, menurutku adalah suatu ritual yang dilakukan oleh seorang
laki-laki dan seorang perempuan dalam meng-ekspresikan salah satu rasa sayang
dan cintanya setelah melalui proses pernikahan. seks yang dilakukan setelah
pernikahan akan membuat suatu hubungan percintaan menjadi semakin harmonis
dan indah, malahan bisa menjadi ibadah karena bisa saling membuat pasangan
bahagia. sangat berbeda jika melakukan hubungan seks yang dilakukan sebelum
menikah, yang ada hanya perasaan takut (jika kebobolan, terus hamil diluar nikah),
perasaan bersalah karena telah kehilangan keperjakaan atau keperawanan, dan juga
rasa berdosa karena melakukan perbuatan yang dilarang dalam agama.
namun kenyataan sangat berbeda dengan ulasanq diatas. banyak teman2q
yang cewek merasa menyesal karena kehilangan keperawanan/kesuciannya
dengan orang tanpa ada status pernikahan. apesnya lagi sang cowok beberapa
bulan kemudian meninggalkannya karena suatu permasalahan. trus ditambah
rasa bersalah karena telah mengabaikan kepercayaan dari orang tua, kemudian
rasa berdosa telah berbuat sesuatu yang dilarang oleh agama.
untuk menebus itu semua itu akan amat susah. iya klo sang cowok mau bertanggung
jawab kepada sang perempuan setelah melakukan hubungan seks pra nikah,
seperti memberikan jaminan kesetiaan dengan tidak melirik cewek lain, trus
memberikan kepastian untuk menikahi perempuan itu.
cinta yang sebenarnya tidak harus di ekspresikan melalui seks. banyak
orang, khususnya laki-laki meminta kepada cewek atau sebaliknya ( tapi
jarang sih kalo cewek minta seks duluan sama cowok )untuk membuktikan
rasa sayang dan cinta kepada pasangan dengan melakukan seks, jika
tidak mau menurutin keinginan seksnya maka sang cowok/cewek tersebut
tidak sayang sepenuhnya. bagi q ini justru salah, dan sangat menggelikan.
ini namanya bukan cinta sebenarnya, tapi ini adalah nafsu. sudah pasti,
jika sudah pertama kali melakukan gituan, pasti ketagihan, dan sudah
bisa ditebak pasti sang do'i minta lagi, lagi, lagi, dan lagi. klo dah
kayak gini, keadaanya akan bias, apakah ini cinta sebenarnya atau hanya
pelampiasan seks belaka.
cinta sebenarnya bisa dilakukan dengan kegiatan-kegiatan yang sehat.
klo yang masih sekolah atau kuliah, bisa memupuk rasa sayang dengan
banyak diskusi, saling meng-support dalam kegiatan pendidikan, bikin
tugas bareng, belajar bareng. kemudian bisa refreshing bareng dengan
nonton ke bioskop bareng, pergi ke taman bermain bareng, dll.
pokoknya yang jelas, seks itu gak ada hubungannya dengan cinta sejati.
seks pra nikah itu namanya nafsu, tapi klo seks yang dilakukan pasca
pernikahan itu baru yang namanya cinta sesungguhnya. jadi jangan sampe
kebalik, ntar jadinya bahaya...
he..he..he..he.




.jpg)

.jpg)